Liputan6.com, Boyolali: Biasanya tas plastik atau tas kresek dibuang begitu saja setelah digunakan untuk membungkus barang. Kalaupun dijual sebagai barang bekas, paling-paling harganya tidak seberapa.

Namun, di tangan Hendrati, warga Singkil, Boyolali, berbagai jenis limbah tas plastik bisa disulap menjadi berbagai kerajinan yang cukup indah. Salah satunya berupa baju boneka.

Cara membuatnya juga tidak terlalu sulit. Pisahkan tas plastik bekas antara yang polos dengan bermotif. Mula-mula potong memanjang dengan menggunakan gunting. Setelah itu, plastik yang sudah dipotong itu digulung pada kaleng. Kemudian buat pola sesuai yang dikehendaki. Untuk membuat baju boneka, plastik yang sudah dipilin disulam dengan menggunakan jarum.

Bukan hanya baju boneka. Limbah tas plastik bisa juga dibuat tas pinggang dan topi. Harga jualnya cukup bervariasi, mulai dari Rp 750 hingga Rp 25 ribu tergantung jenis dan bentuk barang. (YUS)

Fajar Purwaningsih berfoto di depan produk kerajinan daur ulangnya

Kita tentu merasa khawatir dengan limbah plastik karena plastik butuh waktu lama dan proses yang sulit untuk diurai dan bisa merusak lingkungan. Tapi kekhawatiran tersebut harus segera dibuang jaug-jauh karena sekarang plastik-plastik tersebut bisa didaur-ulang menjadi kerajinan yang tak hanya cantik dilihat namun juga berdaya ekonomis tinggi.

******************************

GB
Produksi kerajinan sampah plastik milik Ibu Hj. Syamsinar di rumahnya, Jl Karet Tengsin Pasar Baru, RT 7/5, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2010).
Rabu 16/06/2010 17:22 WIB

Foto News

Kerajinan Tangan Sampah Plastik

Fotografer – Ari Saputra

Foto Lain:

  • Fotolain
  • Fotolain
  • Fotolain
Iklan